Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (MATSAMA)
Alhamdulillah masa liburan sekolah sudah berakhir,sekarang kita memasuki masa tahun pelajaran baru 2021/ 2022.Miskipun suasana pandemik Covid 19 masih tetap menghantui dan membayangi semua aspek sendi-sendi kehidupan, kita tetap semangat berkarya,bekerja dan beraktifitas sesuai dengan profesi kita masing-masing,jangan putus asa dengan rahmat Allah teruslah berupaya ,berusaha insya Allah semua akan bias kita atasi,karena Allah berjanji dalam Al qur`an Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan.
Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain),dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.QS Ash sharh ayat 5-8 ) atau surat Al –insyirah ayat ini baik sekali di amalkan dan di baca setiap habis salat lima waktu, InsyaAllah akan dimudahkan segala urusannya dan dilapangkan dihilangkan kesedihannya dan mendapatkan rizki dari jalan yang tidak diduga.
Usai masa penerimaan peserta didik baru baru (PPDB), akan disusul dengan kegiatan orientasi. Setiap tahun ajaran baru, proses pembelajaran di lingkungan Madrasah pada semua jenjang, mulai dari tingkat Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyyah (MI) sampai dengan Madrasah Aliyah (MA) selalu diawali dengan masa orientasi atau pengenalan mengenai lingkungan Madrasah kepada peserta didik baru. Kegiatan ini biasanya dikenal dengan istilah “Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA)”.
Melalui kegiatan inilah, para peserta didik baru akan dikenalkan mengenai sistem pembelajaran, ciri khas, karakter dan budaya yang ada di lingkungan madrasah. Sehingga keberadaan dari MATSAMA ini akan turut menentukan berhasil atau tidaknya seluruh proses pembelajaran di Madrasah pada masa selanjutnya. Untuk itulah, seluruh rangkaian kegiatan MATSAMA harus lebih bersifat edukatif, mampu menumbuhkan kreatifitas dan inovasi kepada para peserta didik. Sehingga dalam pelaksanaannya, seluruh kegiatan Matsama harus mampu memberikan pengalaman yang menyenangkan kepada para peserta didik baru. Sebagaimana tercantum dalam pedoman penyelenggaran pendidikan Nasional dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2016, tentang Pengenalan Lingkungan sekolah Bagi Siswa baru. Selain itu, kegiatan MATSAMA ini tidak lepas dari visi dan misi Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah, Ditjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia, yaitu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akal, tetapi juga matang secara spiritual dan berkarakter ke-Indonesia-an.
Sebagai bentuk ejawantah dari visi Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo dalam periode pemerintahan 2019-2024 yang menitikberatkan pada pembangunan Sumber Daya Manusia Indonesia. kegiatan MATSAMA ini hampir sama dengan MOS yaitu Masa Orientasi Siswa adalah sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan oleh sekolah setiap awal tahun ajaran baru dengan tujuan menyambut kedatangan peserta didik baru.Biasanya kegiatan MOS atau Masa Orientasi Siswa banyak dijumpai di tingkat SMP dan SMA. Kebanyakan sekolah negeri ataupun swasta memilih melakukan kegiatan ini guna mengenalkan almamater pada peserta didik baru.Pada perguruan tinggi kegiatan serupa seperti MOS ini dikenal dengan istilah Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek).Orientasi memiliki makna perkenalan.
Perkenalan ini terdiri dari perkenalan lingkungan fisik sekolah dan lingkungan sosial sekolah.Contoh lingkungan fisik sekolah adalah sarana dan prasarana sekolah, seperti jalan menuju sekolah, halaman sekolah, tempat bermain di sekolah, lapangan olahraga, gedung dan perlengkapan sekolah, serta fasilitas-fasilitas lain yang disediakan oleh sekolah. Sedangkan contoh lingkungan sosial sekolah adalah kepala sekolah, guru, staf, karyawan, dan teman-teman.Selain digunakan untuk memperkenalkan siswa terhadap lingkungan baru, Masa Orientasi Siswa juga digunakan sebagai ajang guna melatih ketahanan mental, disiplin, dan mempererattalipersaudaraan. Pada tahun ini istilah MOS akan digantikan dengan nama Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)Bagi SiswaBaru.Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) biasanya diisi atau dilaksanakan oleh siswa yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intrasekolah (OSIS).
Guru dalam hal ini hanya sebagai pengawas, asisten, dan pemantau kegiatan selama MPLS berlangsung.Siswa meninggalkan lingkungan sekolah yang lama dan berganti dengan lingkungan yang baru serta penghuni yang baru. Dengan adanya Masa Orientasi Siswa, diharapkan siswa baru akan mampu menghadapi lingkungan dan budaya yang baru disekolah yang mungkin berbeda jah dari sekolah sebelumnya.Namun demikian, karena tahun ajaran baru 2021/2022 bangsa Indonesia masih berada pada nuansa Pandemi Covid-19, maka pola pelaksanaan kegiatan MATSAMA pun harus menyesuaikan dengan standar protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Meskipun, secara substansi, kegiatan tujuan dan visi dari kegiatan MATSAMA ini tetap mengarah pada tujuan awalnya.
Tujuan Kegiatan MATSAMA Adapun tujuan dari pelaksanaan dari kegiatan MATSAMA ini adalah sebagai berikut: Mengenalkan lingkungan, nilai dan karakter khusus madrasah kepada para peserta didik baru, agar selama proses pembelajaran dapat tercipta rasa aman dan nyaman bagi mereka untuk mengembangkan seluruh potensi diri dan kemampuannya Menumbuhkan kultur dan jiwa bangga kepada para peserta didik baru untuk belajar bersama dan mencintai serta menjaga nama baik almaternya Menanamkan dan memperkuat nilai-nilai moderasi beragama dan karakter ke-Indonesia-an kepada para peserta didik baru Materi Kegiatan MATSAMA Beberapa materi yang akan disampaikan kepada para peserta didik baru (secara lebih detil sebagaimana terlampir) dalam kegiatan MATSAMA antara lain: Kemadrasahan (pengenalan lingkungan Madrasah): Kegiatan rutin (belajar mengajar) Fasilitas dan infrastruktur pendukung pembelajaran, Tata Tertib, Nilai dan norma yang berlaku, dan Kegiatan dan organisasi kesiswaan.
Karakter moderasi beragama dan kebangsaan Waktu Pelaksanaan MATSAMA Adapun waktu pelaksanaan MATSAMA adalah selama tiga hari pada minggu pertama awal tahun pelajaran pada saat hari masuk sekolah dan jam pelajaran atau mengikuti/menyesuaikan kondisi madrasah. Sementara jangka waktu pelaksanaan MATSAMA kepada madrasah berasrama, dapat terlebih dahulu melaporkan kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota atau Kanwil Kementerian agama Provinsi sesuai dengan kewenangannya. Tanggung Jawab Pelaksanaan MATSAMA Kepala madrasah bertanggung jawab penuh atas perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam MATSAMA. Perencanaan kegiatan MATSAMA disampaikan oleh madrasah kepada orang tua/wali pada saat lapor diri sebagai peserta didik baru.. Semoga bermanfaat.
Penulis : M. Noor, S.Ag (Pengawas Madrasah Batola)Editor / Redaktur : rajudin