Memanfaatkan Media Gambar Dalam Pembelajaran Speaking
Oleh: Norhenriady, M.Pd (Guru Bahasa Inggris MTsN 4 Sungai Pandan)
Dalam proses belajar mengajar Bahasa Inggris, banyak guru yang berusaha menolong siswa mereka supaya mampu dan kompeten menguasai atau terampil dalam berbahasa. Seperti selalu menekankan peserta didik untuk terampil berbicara (conversation) atau cakap berdiskusi dan lain sebagainya.
Adalah penting bahwa seorang guru harus memiliki keterampilan dan sumber-sumber yang sebanyak mungkin di dalam kelas untuk membuat siswa memiliki pengetahuan dasar yang lebih melekat dan stimulan yang tinggi sehingga mereka menjadi terampil dan kompeten. Salah satu sumber yang efektif dalam sebuah proses pembelajaran tersebut adalah dengan menggunakan media (instructional aids). Media merupakan salah satu faktor penting yang turut mendukung suksesnya sebuah proses pembelajaran di kelas. Media merupakan pembawa pesan atau informasi antara sumber dan penerima informasi. Dengan kata lain, penggunaan media lebih mendekatkan kepada makna dari informasi yang diterima dibandingkan dengan hanya memakai bahasa verbal.
Dalam pembelajaran Bahasa Inggris, pemanfaatan media sangat disarankan, apalagi bila media tersebut dekat dan kontekstual dengan kehidupan peserta didik. Media merupakan alat bantu yang diperlukan untuk pembelajaran untuk pembelajar muda (young learner). Menurut Kasihani Suyanto, ada beberapa manfaat digunakannya media dalam pembelajaran, antara lain untuk:
1. Membantu menyederhanakan proses pembelajaran bahasa dan menyempurnakanya;
2. Membangkitkan motivasi dan minat belajar siswa;
3. Menjelaskan konsep baru agar siswa dapat memahami tanpa kesulitan dan salah pengertian;
4. Membuat proses belajar lebih menarik dan interaktif.
Salah satu media yang dapat digunakan untuk tujuan tersebut adalah gambar. Gambar bisa dijadikan sebuah media untuk mengajar atau memberi penguatan terhadap beberapa keterampilan belajar peserta didik. Hal ini dikarenakan gambar dapat menterjemahkan sebuah gagasan dari gambaran abstrak menjadi sebuah bentuk yang nyata dan lebih mudah dipahami. Kita menyimpulkan sesuatu atau berpendapat tidak hanya diperoleh dari mendengar atau membaca saja, tetapi juga dari apa yang kita lihat disekeliling kita atau dari yang kita ingat dari dilihat tersebut. Media gambar tidak hanya sebagai aspek sebuah metode/teknik namun juga mewakili gambaran sebuah objek, tempat atau orang yang menjadi bagian penting dari pengalaman peserta didik yang harus guru ketahui.
Semua kegiatan pembelajaran di kelas memiliki tujuan masing-masing yang ingin dicapai dan ada kalanya penggunaan gambar diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. Berikut ini ada beberapa kriteria dalam menentukan apakah sebuah kegiatan pembelajaran cocok menggunakan gambar atau tidak seperti yang dikemukakan oleh Wright yaitu sebagai berikut:
1. Easy to prepare (mudah disiapkan)
Apakah gambarnya mudah dibuat?. Jika sulit untuk disiapkan atau memakan waktu dua atau tiga jam untuk menyiapkannya untuk sebuah kegiatan dimana kita perlu waktu banyak untuk kelas yang lain, maka media itu tidak layak untuk dibuat.
Jadi sebaiknya, gambar yang kita buat itu harus mudah dibuat bahkan mudah didapatkan serta murah harganya.
2. Easy to organize (mudah digunakan atau dioperasikan)
Apakah media tersebut mudah digunakan di kelas?. Jika sulit untuk dibawa, atau sulit untuk digunakan di kelas, akan merepotkan guru sendiri maupun bisa menyita waktu di kelas.
3. Interesting (menarik)
Apakah medianya menarik bagi siswa dan guru?. Penggunaan buku teks mungkin lebih cepat dilakukan namun ada kalanya tidak selamanya menarik untuk digunakan.
1. Meaningful and Authentic (bermakna dan otentik)
Apakah gambar yang digunakan relevan dengan konteks dan tujuan pembelajaran? Jika sesuai maka media tersebut sudah dikatakan bermakna.
2. Sufficient amount of language (Dapat menambah atau mengembangkan kemampuan berbahasa)
Apakah setelah digunakan media gambar siswa lebih berhasil daripada tidak menggunakan gambar? Bila dengan gambar siswa lebih paham, dan mereka bisa lebih termotivasi belajar, misalnya untuk lebih terampil mengemukakan pendapat (speaking), maka penggunaan gambar tersebut sangatlah tepat.
Dalam kurikulum 2013, Pembelajaran speaking memang tidak secara langsung tersurat dalam kompetensi dasar Bahasa Inggris. Namun merupakan bagian dari kompetesi keterampilan pada pada KI 4, yaitu untuk menyusun teks interaksi interpersonal dan transaksional lisan dan tulis yang melibatkan suatu tindakan tertentu. Dari tujuan tersebut, secara umum pembelajaran speaking di sekolah/madrasah adalah untuk mengungkapkan makna secara lisan. Secara sederhana berarti bahwa dalam speaking itu berkomunikasi atau mengungkapkan makna (ide, gagasan, atau perasaan) dilakukan secara lisan (berbicara).
Hadirnya media gambar sangat penting sebagai sarana untuk menjembatani berhasilnya tujuan pembelajaran Bahasa Inggris, khususnya speaking. Ada beberapa peranan gambar dalam pembelajaran speaking menurut Wright yang sangat perlu kita pahami, diantaranya:
1. Gambar dapat memotivasi siswa dan membuat mereka memperhatikan serta ingin ikut serta dalam proses pembelajaran
2. Gambar memberi kontribusi terhadap konteks bahasa yang sedang digunakan, dapat membawa “dunia nyata” ke dalam kelas seperti gambar kereta api, pemandangan dan lain-lain.
3. Gambar dapat menyediakan informasi atau menjadi acuan dalam percakapan, diskusi ataupun bercerita.
Dalam menggunakan media gambar dalam pembelajaran speaking dengan komponen bahasanya, berikut beberapa cara atau panduan yang dapat digunakan:
1. Picture series
Picture series dalam pembelajaran bercerita atau menceritakan kembali (story telling)
Narrative adalah sebuah jenis teks yang bersifat khayalan (imaginer). Dalam hal ini bisa dalam bentuk dongeng, cerita rakyat, legenda dan lain-lain. Dalam speaking tentang bercerita, siswa dapat menceritakan kembali secara lisan berdasarkan gambar berseri yang diberikan guru.
2. Picture sticks/stick figures
Picture sticks dapat berupa gambar yang dibuat sendiri oleh guru sewaktu mengajar atau telah disiapkan sebelumnya. Untuk pembelajaran speaking, jenis gambar ini dapat digunakan untuk mempelajari vocabulary (kosa kata) verbs (kata kerja).
3. Flash cards
Flash cards adalah semacam kartu pengingat atau kartu yang diperlihatkan sekilas kepada siswa. Dalam penggunaannya dengan memperlihatkan kartu-kartu bergambar secepat mungkin, secara tidak sadar akan diingat oleh siswa, selanjutnya siswa mencari dan atau menyampaikan isi dan makna dari gambar tersebut.
Dengan pentingnya manfaat serta cara penggunaan media gambar dalam pembelajaran Bahasa Inggris, khususnya speaking dapat memotivasi para guru Bahasa Inggris untuk mengajar lebih baik lagi, inovatif, menarik, dan bermakna.
Penulis :Editor / Redaktur : rajudin