Senin 22-12-2025 16:51:41 WITA    42 Kali
Perkuat Sistem Pembinaan, LPTQ Kalsel Gelar Pemetaan Kader MTQ
Banjarmasin (Kemenag Kalsel) – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan Pemetaan Kader Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) se-Kalimantan Selatan sebagai upaya memperkuat sistem pembinaan MTQ yang terarah dan berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Senin (22/12/2025).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalsel Dr. H. Muhammad Tambrin, M.M.Pd selaku Ketua I LPTQ Kalsel mewakili Sekda Kalsel H. Muhammad Syarifuddin, M.Pd selaku Ketua Umum LPTQ Kalsel. Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Tambrin, ia menegaskan bahwa pemetaan kader MTQ merupakan langkah strategis dan fundamental dalam membangun sistem pembinaan yang terarah, berkelanjutan, serta berbasis data.
Ia menyampaikan bahwa prestasi MTQ tidak dapat diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang dimulai dari identifikasi potensi, pembinaan yang konsisten, serta manajemen kader yang profesional.
“Melalui pemetaan ini, kita dapat mengetahui secara objektif kualitas, kesiapan, dan kebutuhan pembinaan para qari, qariah, hafiz, hafizah, mufassir, hingga cabang-cabang MTQ lainnya di seluruh Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga merupakan media dakwah, pendidikan karakter, serta penguatan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, pembinaan MTQ harus diarahkan untuk melahirkan kader yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berakhlak, berintegritas, dan mampu menjadi teladan.
Sekda juga mengingatkan pentingnya kejujuran dan objektivitas dalam proses pemetaan kader. Menurutnya, keterbukaan terhadap kondisi riil menjadi dasar utama dalam menyusun program pembinaan yang tepat sasaran dan efektif. "Kepada para pelatih dan pembina, saya berpesan agar hasil pemetaan dijadikan dasar penyusunan kurikulum pembinaan yang lebih sistematis dan berbasis kompetensi, dengan memperhatikan aspek teknik, mental, spiritual, serta kedisiplinan. Sinergi antara LPTQ Provinsi dan LPTQ kabupaten/kota pun diharapkan terus diperkuat agar pembinaan MTQ berjalan selaras dan berkesinambungan," pesannya
Ia selanjutnya mengungkapkan waktu menuju pelaksanaan MTQ Provinsi Tahun 2026 yang relatif terbatas, seluruh pihak diajak untuk memanfaatkan momentum ini guna memperbaiki tata kelola pembinaan MTQ secara menyeluruh. "Dengan kerja sama, komitmen, dan niat yang tulus karena Allah SWT, Syarifuddin optimistis Kalimantan Selatan mampu melahirkan kader-kader MTQ yang unggul di tingkat daerah serta berprestasi di tingkat nasional," pungkasnya.
Sebelumnya, Sekretaris Umum LPTQ Kalsel H. Ahmad Sawiti, S.Ag, M.HI dalam laporannya menyebutkan kegiatan pemetaan Kader MTQ tersebut diikuti oleh 156 orang peserta yang merupakan hasil dari juara MTQ tingkat Kab/Kota se Kalsel tahun 2025. "Kegiatan ini dilaksanakan sejak tanggal 22 s.d. 24 Desember 2025 dalam rangka persiapan MTQ XXXVII tingkat Provinsi Kalsel tahun 2026," katanya.
Terakhir Sawiti mengharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut semoga dapat meningkatkan kualitas dan wawasan serta motivasi para peserta.
Penulis : raju
Foto : tami
Editor / Redaktur : rajudin