Kamis 27-11-2025 16:46:29 WITA    66 Kali

Kemenag Kalsel Teguhkan Komitmen Implementasi KMA 1503 Tahun 2025 dan Kurikulum Berbasis Cinta



Banjarmasin (Kemenag Kalsel) – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Kegiatan Implementasi KMA Nomor 1503 Tahun 2025 dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai langkah strategis dalam mendukung kebijakan nasional penguatan kualitas pendidikan madrasah. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mengawal program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya transformasi kurikulum yang lebih humanis, berkarakter, dan berkelanjutan.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bidang Pendidikan Madrasah di Hotel Nasa Banjarmasin tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. H. Muhammad Tambrin, M.M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa implementasi KMA 1503 Tahun 2025 dan KBC merupakan bukti konkret komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan madrasah yang lebih bermakna.

“Forum ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung arah kebijakan strategis Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya dalam penguatan kualitas pendidikan madrasah melalui transformasi kurikulum yang lebih terarah dan visioner,” ujar Ka.Kanwil dalam sambutannya. Kamis (27/11/2025) 

Beliau menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan gagasan langsung Menteri Agama yang menempatkan nilai kemanusiaan, kasih sayang, dan pembentukan karakter sebagai inti pembelajaran. KBC dihadirkan sebagai arah baru dalam membangun wajah pendidikan madrasah yang lebih humanis, adaptif, dan relevan dengan tantangan zaman.

Sementara itu, KMA Nomor 1503 Tahun 2025 hadir sebagai instrumen kebijakan untuk memperkuat kerangka regulatif dan operasional pelaksanaan KBC di seluruh satuan pendidikan madrasah. Keselarasan antara gagasan visioner Menteri Agama melalui KBC dan penguatan regulatif melalui KMA 1503 disebut Ka.Kanwil sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam menata sistem pendidikan madrasah secara sistematis dan implementatif.

“Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk konsolidasi dan penyamaan pemahaman agar pelaksanaan kebijakan berjalan seragam, terukur, dan selaras dengan tujuan pembangunan pendidikan keagamaan nasional,” tegas Dr. Tambrin.

Beliau menambahkan bahwa komitmen penguatan kurikulum madrasah sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama yang menempatkan madrasah sebagai pilar penting pembangunan SDM unggul, moderat, dan berkarakter. Madrasah tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga menjadi ruang pembentukan nilai, kepribadian, dan spiritualitas peserta didik.

Sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah, Kanwil Kemenag Kalsel menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan strategis Menteri Agama dalam membangun arah baru pendidikan madrasah melalui KBC. Dr. Tambrin menyampaikan bahwa keberhasilan KBC sangat bergantung pada sinergi seluruh unsur lapangan, mulai dari pimpinan madrasah, guru, hingga pemangku kebijakan daerah.

“Kita semua harus berkomitmen mengawal implementasi KMA 1503 Tahun 2025 sebagai penguat keberhasilan KBC, tidak hanya pada tataran kebijakan, tetapi juga melalui pendampingan, koordinasi, dan penguatan kapasitas SDM,” jelasnya.

Pada akhir sambutannya, Ka.Kanwil berharap kegiatan ini dapat menghasilkan penyamaan persepsi dan penguatan konstruktif untuk memperlancar implementasi KMA 1503 serta mendorong keberhasilan Kurikulum Berbasis Cinta. “Sinergi yang terbentuk diharapkan memperkuat konsistensi kebijakan di setiap madrasah sehingga transformasi kurikulum berjalan terarah dan berkesinambungan,” tutup beliau.

Kegiatan yang dilaksanakan sejak 27 s.d 29 November 2025 tersebut di ikuti oleh 184 orang peserta yang berasal dari para Kepala Seksi Penmad pada Kantor Kemenag Kabupaten dan Kota se kalsel serta Koordinator Kurikulum dan Wakamad Kurikukulum pada MI dan MA,


Penulis : raju
Foto : Dillah
Editor / Redaktur : rajudin



Bagikan :