Selasa 30-11-1999 05:00:00 WITA    290 Kali
Distribusi Soal UN Madrasah Diawasi Ketat
Jakarta,22/4 (Pinmas)-- Distribusi soal Ujian Nasional (UN) untuk siswa Madrasah Aliyah (MA) diawasi ketat untuk mencegah kemungkinan terjadinya kebocoran naskah ujian."Untuk mencegah kebocoran dilakukan pengawasan langsung dari awal sampai akhir penyaluran," kata Direktur Pendidikan Madrasah Departemen Agama H Firdaus usai meninjau pelaksanaan UN di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 13 di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa. Ia mengatakan, pengiriman naskah soal UN ke sekolah-sekolah Madrasah Aliyah juga dilakukan dengan pengawalan aparat keamanan.
"Dalam hal ini kami mengikuti semua prosedur standar yang telah ditetapkan Diknas," kata Firdaus yang pada kesempatan itu antara lain didampingi Mahsusi, Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi Direktorat Pendidikan Madrasah Departemen Agama dan Kepala MAN 13 Dra.Isnadiar Dekok, MM. Pengawasan terhadap naskah soal UN, katanya, dilakukan hingga naskah diterima pihak sekolah dan diserahkan kepada peserta ujian nasional. Berkenaan dengan hal itu Isnadiar menjelaskan bahwa pihaknya menerima soal UN, yang dibawa oleh seorang petugas didampingi aparat keamanan, sekitar pukul 05.00 WIB. "Setelah diterima, segel pembungkus naskah diperiksa. Naskah soal baru dibuka dihadapan siswa saat ujian dimulai dan setelah selesai dikerjakan langsung dibungkus dan disegel lagi di ruang ujian. Dengan cara ini harapannya tidak ada yang bocor," katanya. Firdaus mengatakan, guna mencegah terjadinya kecurangan lain dalam pelaksanaan UN tahun ini pemerintah menerapkan sistem pengawasan silang. "Untuk menghindari terjadinya kerjasama antara guru pengawas dan peserta ujian, pengawas ujian di sekolah ini diambil dari sekolah yang lain," katanya serta menambahkan pelaksanaan UN juga dipantau oleh tim pemantau independen dari universitas. Dengan model pengawasan yang demikian, ia berharap UN di Madrasah Aliyah dapat berjalan dengan baik tanpa diwarnai insiden kebocoran soal dan kecurangan.
300.000 Peserta Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi Direktorat Pendidikan Madrasah Departemen Agama Mahsusi menjelaskan tahun ini jumlah siswa MA yang mengikuti ujian nasional sekitar 300 ribu di seluruh Indonesia. Sementara di DKI Jakarta, jumlah siswa MA yang mengikuti ujian nasional sebanyak 4.011 siswa yang berasal dari 70 MA. Jumlah mata pelajaran yang diujikan untuk setiap jurusan masing-masing enam mata pelajaran sesuai dengan bidang peminatan. Ia menjelaskan, untuk jurusan ilmu pengetahuan alam materi ujian meliputi matematika, fisika, kimia, biologi, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris; jurusan ilmu pengetahuan sosial meliputi matematika, sosiologi, ekonomi, geografi, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris; jurusan bahasa meliputi matematika, antropologi, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya; serta jurusan keagamaan meliputi matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ilmu Tafsir, Ilmu Hadis dan Ilmu Kalam/Tasawuf. Naskah soal yang diujikan kepada siswa Madrasah Aliyah, menurut dia, disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan penyusunannya melibatkan para guru pengajar di sekolah. (ant/ts) Penulis :
Foto :
Editor / Redaktur : adminkalsel