kalsel.kemenag.go.id




Diunggah tanggal 03-12-2019 12:52:31

Guru Vs Teknologi





Kalau kita perhatikan segelintir realita kehidupan sekarang ini dalam dunia pendidikan kita  agak meris dan sedikit meresahkan hati,antara guru versus teknologi.Murid lebih bergantung kepada internet untuk mencari suatu jawaban daripada menanyakan langsung kepada gurunya,hal ini menyebabkan peran guru mulai tersingkirkan oleh teknologi,jika anda menjadi guru hanya sekedar transfer pengetahuan akan ada masanya dimana anda tak lagi dibutuhkan.karena mbah google lebih cerdas,hebat dan lebih tau banyak hal daripada anda namun, jika anda menjadi guru yang juga menstransfer adab,moral,akhlak,ketaqwaan,karakter dan keikhlasan. Maka anda akan selalu dikenang dan dibutuhkan,karena mbah google tak memiliki semua itu.

Apalagi sampai anda terpapar dengan yang namanya guru nyasar alias lulusan Agama,olahraga yang diajar,guru gusar alais  guru cuman mutar-mutar,kerjaan tak kelar,pernagkat ngajar bayar,guru sabar,alias bertahun-tahun tidak naik pangkat,tetap semangat mengajar,guru saudagar sambil ngajar,jualan pulsa umega/usaha menambah gaji,batik,jilbab 3 kali bayar,guru anyar/baru mengajar badan gemetar jantung berdebar-debar apalagi sampai guru gaptek alias gagap teknologi,apa kata dunia.

Seorang pengajar belum tentu dia seorang pendidik yang dicari di Indonesia adalah semakin banyaknya pendidik bangsa yang mampu mendidik anak-anak Indonesia dengan hati,karena jika hati yang berbicara maka tidak ada yang susah.Kita sangat meyakini tidak ada murid yang bodoh yang ada hanyalah seorang guru yang belum ketemu kunci, agar membuat semua anak menjadi cerdas,berkarakter baik, era sudah berubah zaman sudah berubah,saat ini kita masuk ke abad 21.

Milenial merajai dunia,apakah kita sudah siap? Karena anak didik kita jauh lebih paham dari kita tentang  teori,karena mereka adalah warga Internet.maka sudah waktunya bukan hanya teori yang dikasih,praktek, lakukan, pemahaman dan langsung berdampak impactful terhadap kehidupan anak-anak Indonesia.Tantangan sudah menghadang didepan mata karena jika tantangn itu bisa kita lalui,maka tiket surga sudah ada ditangan,selamat menjadi ahli surga para guru tersayang Indonesia. Jadi guru tidak usah punya niat bikin pintar orang,nanti kamu akan marah-marah ketika melihat muridmu tidak pintar,Ikhlasnya jadi hilang.Yang penting niat menyampaikan ilmu dan mendidik yang baik.

Masalah muridmu kelak jadi pintar atau tidak,serahkan kepada Allah SWT.dido`akan saja terus menerus agar muridnya mendapat hidayah.(Kiai H Maemun Zubair). Guru itu seperti artis,punya penggemar anak yang manis,walau isi kantong tipis dan tiap bulan mengais tapi pantang mengemis. Guru itu seperti penceramah,harus bersikap ramah,tidak boleh banyak marah,walaupun gajinya di bayar murah,tapi syukur Alhamdulillah. Guru itu seperti pejabat,punya pekerjaan berat,harus mendidik anak jadi orang hebat,walau gajinya susah di dapat,tapi yang penting bermanfaat.  

Peran seorang guru tak akan dapat digantikan oleh canggihnya teknologi,teknologi memang bisa memberi berbagai macam kemudahan kepada siswa,namun teknologi tidak dapat memberikan pendidikan karakter,nilai,moral dan akhlak kepada siswa.,sehingga gurulah yang ,memilki peran penting untuk dapat menciptakan generasi muda  bangsa yang beretika,berpendidikan,bermoral ,berakhlak dan berkarakter.

Menurut sanjaya (2006 : 21) Peran guru itu dalam pembelajaran ada 7 yaitu ; 1.Peran guru sebagai sumber belajar ,berkaitan dengan kemampuan guru dalam menguasai meteri pelajaran,sehingga ketika siswa bertanya,dengan sigap dan cepat tanggap,guru akan dapat langsung menjawabnya dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh siswanya.2.Guru sebagai fasilitator, dalam memberikan pelayanan kepada siswa untuk dapat memudahkan siswa menerima materi pelajaran,sehingga pembelajaran menjadi efektif dan efisien.3.Guru sebagai Pengelola dalam proses pembelajaran ,guru berperan memegang kendali penuh atas iklim dalam susasana pembelajaran,di ibaratkan seperti seorang nakhoda yang memegang setir kemudi kapal,yang membawa jalannya kapal kejalan yang aman dan nyaman,guru harus menciptakan suasana kelas yang nyaman dan kondusif,sehingga siswa dapat menerima pembelajaran dengan nyaman.4. Guru sebagai demonstrator ,maksudnya disini bukanlah turun untuk berdemo,namaun yang dimaksudkan disini adalah guru itu  sebagai sosok yang berperan untuk menunjukan siap-sikap yang akan menginspirasi siswa untuk melakukan hal yang sama,bahkan lebih baik.

5.Guru sebagai Pembimbing ,guru diminta untuk dapat mengarahkan kepada siswa untuk menjadi seperti yang diinginkannya,namun tentunya,haruslah guru membimbing dan mengarahkan utuk dapat mencapai cita-cita dan impian siswa tersebut.6.Guru sebagai Motivator ,proses pembelajaran akan berhasil jika siswa memiliki motivasi didlm dirinya.oleh karena itu,guru juga berperan penting dalam menumbuhkan motivasi dan semangat dalam diri siswa untuk belajar.7.Guru sebagai elevator,setelah melakukan proses pembalajaran guru,haruslah melakukan evaluasi semua hasil yang telah dilakukan selama proses pembejaran,evaluasi ini tidak hanya mengevaluasi keberhasilan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran,namun juga sebagai evaluasi keberhasilan guru melaksanakan kegiatan pembelajaran yang telah dirancang.Ketika melihat murid-murid menjengkelkan dan melelahkan,maka hadirkanlah gambaran bahwa diantara satu tangan mereka ,kelak akan menarik tangan kita menuju syurga.(KH.Hasan Abdullah Sahal).

SUDJANA (1989 ;14)Guru adalah kunci dari kesuksesan dari seluruh proses belajar mengajar.jika dia merefleksikan dalam dirinya  pendidikan yang kuat,dia mengkonsentrasikan diri dalam kehidupan intelektual dan sosial dia mungkin dapat mempengaruhi siswanya secara kontruktif oleh karena itu tugas pengembangan kompetensi pada siswa sangat berat dan biasanya kualitas profesional dan personal adalah untuk kesuksesan.As Baar Sucinek seorang peneliti Universitas Wisconsin.Amerika ada 12 karakter guru yanga sangat penting,untuk diperhatikan ;1.Cerdik 2.kecerdasan.3stabilitasemosional.4penuhpertimbangan.5.kemampuanbergaul.6.objektif.7.penggerak.8.kekuasaan.9.menarik.10.kehalusan budi.11.rasa kerjasama.12.dapat dipercaya.Dalam  ‘’Buku Dibawah bendera revolusi ‘’Ir soekarno. Menyebutkan ,bahwa guru adalah pekerjaan yang mulia,karena ditangan gurulah masa depan bangsa ini ditentukan.Anes baswedan Mendiknas era jokowi. Berpesan pada guru-guru agar jangan mengukur kemulian diri dengan rupiah,sebab berakibat devaluasi /pengurangan nilai.Semoga bermanfaat.

Foto :https://www.francis.sch.id/wp-content/uploads/2018/05/img5.jpeg

Penulis : M.NOOR.S.Ag (KAMAD MIN 9 BATOLA)
Editor / Redaktur : rajudin

Opini Terbaru




Bagikan Halaman Ini