kalsel.kemenag.go.id




Diunggah tanggal 03-12-2019 08:12:59

Guru dan Internet





Menarik sekali status Facebook dari Bunda Chundasah Kholil (seorang pejabat di Kementerian Agama RI) yang berbunyi “Prof. Dr. Nur Syam, M.Si. berkata, “Kepakaran saya dalam bidang sosiologi sudah dikalahkan oleh Google sebagai akibat dari pesatnya teknologi informasi dan revolusi industri”. Hal ini disampaikan beliau di hadapan guru PAI SMA/SMK Provinsi Jatim, Jumat (29 November 2019) di Quest Hotel Surabaya dengan materi Desain Ulang Sistem Pembelajaran Baca Tulis Qur’an dalam Pembentukan Karakter Kaum Milenial.

Menurut beliau Fungsi sosial tidak bisa digantikan oleh mesin mati, meski mesin pemindai itu super smart dan cepat.
Tetap diperlukan interaksi orang perorang dan relasi dengan masyarakat. Kita punya hati dan rasa sedangkan google cuma melayani perintah kita. Apalagi jika dikembalikan kepada tusi guru yang tidak hanya transfer ilmu melainkan juga mengajarkan nilai-nilai dan karakter Akhlakul Karimah. Google hanya memindahkan ilmu sedangkan guru mendidik dengan hati. Bahkan ditirakati dan didoakan agar siswanya menjadi beriman, bertaqwa dan berakhlak mulia“.

Memang, saat kemajuan teknologi dan informasi yang begitu cepat dan memberikan efek yang sangat cepat juga bagi lapisan masyarakat kita tidak terkecuali guru yang saat terus disoroti eksistensi nya.

Disamping itu, internet atau google hanya mampu transfer of knowledge (menyampaikan ilmu pengetahuan) dan tidak bisa mentranspormasi nilai-nilai dan karakter Akhlakul Karimah. Disinilah tugas penting sang guru. Betapa pun hebatnya teknologi informasi dan internet kalau gurunya yang tidak peduli maka dapat dipastikan siswa dan siswi nya akan tidak memiliki karakter atau moral Akhlakul Karimah yang baik.

Kalau dalam buku penulis yang berjudul “Guru dan Facebook” disebutkan bahwa peran guru akan penting dalam menyeleksi secara bijak segala informasi yang datang dari internet atau berita-berita yang disampaikan melalui media sosial, seperti facebook. Maka hal ini, menjadi kuat lagi bahwa nya peran penting seorang guru saat ini.bukan hanya mengajar di ruang-ruang kelas tanpa menghiraukan kemajuan teknologi yang saat ini sudah mewabah di kalangan siswa dan masyarakat kita. Akan tetapi menjadi selektor dan penyaring segala informasi dan ilmu pengetahuan yang diperoleh siswa melalui browsing di internet tersebut.

Di sinilah kira peran seorang guru di era revolusi industri 4.0 ini, bukan sekadar menyampaikan ilmu pengetahuan kepada peserta didik atau siswa saja, akan tetapi memberikan pencerahan terhadap penemuan-penemuan baru dari internet atau google yang didapat oleh siswa sehingga siswa akan terlepas dari segala “ajaran-ajaran” sesat yang akan mempengaruhi akidah dan prinsip hidupnya.

Jadi tugas guru sekarang sangatlah berat dan memerlukan bekal ilmu pengetahuan yang lebih dari siswa dan juga memiliki skill yang lebih mumpuni untuk menyelami kehidupan sang anak.

Foto : When-Internet-Marketing-Gurus-Sell-Their-Souls.jpeg

Penulis : Rahmadi, S. Ag.,M.Pd.I (Tenaga Pendidik MAN Insan
Editor / Redaktur : raju

Opini Terbaru




Bagikan Halaman Ini