kalsel.kemenag.go.id



  LIHAT VERSI CETAK

Diunggah hari Minggu tanggal 24-10-2021 15:48:48 WITA

MTsN 4 Tabalong Gelar Apel Peringatan Hari Santri Nasional



Tanjung (MTsN 4 Tabalong)  – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Tabalong  menggelar peringatan hari Santri  Nasional dengan kegiatan apel, Jum’at (22/10/21) di halaman madrasah.

Dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat kegiatan apel peringatan hari Santri diikuti seluruh tenaga pendidik dan kependidikan, staf Tata Usaha (TU) dan siswa yang mendapat jadwal Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sebanyak 175 siswa kelas IX, dengan Pembina upacara Kepala MTsN 4 Tabalong.

Kepala MTsN 4 Tabalong Siti Mas’amah, S. Ag, M. Pd dalam amanatnya membacakan sambutan Menteri Agama dalam rangka peringatan hari Santri yang diperingati tiap 22 Oktober merujuk pada tercetusnya “Resolusi Jihad” yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Lebih lanjut Mas’amah menyampaikan  tema peringatan Hari Santri  tahun 2021 adalah “Santri Siaga Jiwa Raga” merupakan bentuk pernyataan sikap santri Indonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela tanah air, mempertahankan persatuan Indonesia dan mewujudkan perdamaian dunia.

Diakhir amanatnya Mas’amah berpesan kepada seluruh peserta apel tidak boleh lengah dalam menjaga protokol kesehatan 5M+1D juga tidak boleh lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah, nilai dan ajaran Islam serta tradisi luhur bangsa Indonesia.

Pada kesempatan lain, Wakil Kepala Madrasah bidang Kesiswaan H. Abdurrahim, S. Ag menyampaikan bahwa MTsN 4 Tabalong memprogramkan peringatan Hari Santri dalam setiap tahunnya. “Semoga dengan peringatan Hari Santri Nasional ini menjadikan pengalaman yang baik bagi siswa MTsN 4 Tabalong, terutama menghargai jasa para pahlawan,” pungkasnya.

Apel pelaksanaan Peringatan Hari Santri Nasional yang dilaksanakan MTsN 4 Tabalong berjalan dengan lancar dan seluruh peserta  mengikuti dengan khidmat dimulai dari pukul 08.00 s.d pukul 08.30Wita dengan menggunakan sarung bagi siswa laki-laki baju koko bernuansa putih begitupun para guru dan tenaga kependidikannya.

Penulis : Dyah
Foto : Ridha
Editor / Redaktur : yanti

Berita Populer




Berita Terkait




Telah Dibaca 18 kali,
Bagikan Halaman Ini