kalsel.kemenag.go.id



  LIHAT VERSI CETAK

Diunggah hari Sabtu tanggal 23-10-2021 17:11:11 WITA

Penandatangan Prasasti Tandai Peresmian Masjid Jami Sayyidah Fathimatuzzahro



Batola (Kemenag Kalsel) - Masjid Jami Sayyidah Fathimatuzzahro diresmikan dengan penandatanganan prasasti oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al Muhibbin Barabai KH. Muhammad Bakhiet, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhiddin, Kepala Kantor Wilayah (Ka. Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Dr. H. Muhammad Tambrin M.M.Pd dan Pembina atau Penasihat Masjid Jami Sayyidah Fathimatuzzahro H. Rusliansyah.

Disambutannya Tambrin mengatakan Masjid esensinya bukan hanya tempat ibadah tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, simbol persatuan, simbol sinergitas dan simbol moderasi. 

"Masjid yang didalamnya berbaur semua lapisan masyarakat dalam kebersamaan, untuk satu tujuan yakni beribadah kepada Allah SWT, maka akan terbangunlah mental spritual bathiniyah dan lahiriah umat ini, menuju kepada nilai ketaqwaan kepada Allah SWT,” ucapnya Sabtu (23/10/21).

Tambrin mengharapkan dengan diresmikannya Masjid Jami Sayyidah Fathimatuzzahro dapat pula dijadikan untuk pembinaan umat dengan berbagai aktivitas jamaah yang pantas dilakukan di masjid, seperti kegiatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang saat ini sedang diselenggarakan dan juga kegiatan keagamaan maupun kegiatan sosial lainnya.

"Sungguh, jauh akan lebih bermakna jika rasa kebersamaan, persatuan, empati dan kerjasama itu bukan hanya di Masjid tetapi kita bawa dalam keseharian dengan  menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai contoh terbaik (uswatun hasanah) bagi hidup dan kehidupan kita,” harapnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Al Muhibbin Barabai Kalimantan Selatan KH. Muhammad Bakhiet ditausiyahnya menjelaskan, orang yang mulia dihadapan Allah adalah orang yang memakmurkan masjid.

"Memakmurkan masjid itu meliputi orang yang membangun masjid, orang yang memakmurkan masjid dengan beribadah di alamnya dan memelihara masjid, serta orang yang hatinya selalu terpaut dengan masjid," ucap ulama yang kerap disapa Guru Bakhiet tersebut.

Guru Bakhiet berpesan hendaknya setiap orang yang memperingati Maulid Nabi Muhammad yang terpenting adalah bisa mengikuti sunnah-sunnahnya serta dapat mengamalkan apa yang sudah di ajarkan Nabi Nabi. "Mudah mudahan pertemuan kita pada hari ini dapat menambah kecintaan kita kepada kepada Allah SWT,” harapnya.

Sebelumnya Ketua Pengurus Mesjid Masjid Jami Sayyidah Fathimatuzzahro di Handil Bakti H. M. Yamin HR mengucapkan terimakasih kepada Para Habib / Ulama / Tuan Guru terkhusus Tuan Guru KH. Muhammad Bakhiet, AM (Guru Bakhiet) dan juga Wakil Gubernur Kalsel H. Muhidin, Kepala Kanwil Kemenag Kalsel H. Muhammad Tambrin, Wakil Bupati Kab. Batola serta seluruh tamu undangan yang hadir pada acara atas kehadirannya dukungan doa sehingga terselenggaranya kegiatan maulid Nabi Besar Muhammad SAW dan juga hingga terbangunnya Masjid Jami Sayyidah Fathimatuzzahro di jalan Trans Kalimantan Handil Bakti.

"Mudah-mudahan mesjid ini bisa kita jadikan tempat ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT serta nantinya mesjid ini nantinya akan dijadikan Tk Alquran," katanya.

Acara peresmian Masjid Jami Sayyidah Fathimatuzzahro ini diisi dengan tausyiah Tuan Guru oleh KH. Muhammad Bakhiet, AM dan turut dihadiri Wakil Gubernur Kalsel H. Muhidin, Pembina atau Penasihat Masjid Jami Sayyidah Fathimatuzzahro H. Rusliansyah, Ketua Umum Masjid Jami Sayyidah Fathimatuzzahro H. M. Yamin HR, Para Habib / Ulama / Tuan Guru, Wakil Bupati Barito Kuala, Walikota atau Wakil Walikota Banjarmasin, Ketua DPRD Kab. Batola, Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rois Jam’iyyah Ahlith Thariqoh Al Mu’tabaroh An Nahdliyyah Drs. KH. Syakerani Naseri, Kapolres Kab. Batola, Kapolsek Kecamatan Alalak, Kepala Kantor Kemenag Kab. Batola, Kepala Kemenag Kota Banjarmasin, Camat Alalak, Lurah Handil Bakti, Tokoh Masyarakat dan warga sekitar.

Penulis : Dina
Foto : Kontri
Editor / Redaktur : yanti

Berita Populer




Berita Terkait




Telah Dibaca 186 kali,
Bagikan Halaman Ini