kalsel.kemenag.go.id



  LIHAT VERSI CETAK

Diunggah hari Sabtu tanggal 23-10-2021 14:15:47 WITA

MTsN 5 Batola Gelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Dengan Prokes



Marabahan (MTsN 5 Batola) – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Barito Kuala (Batola) menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional dengan Protokol Kesehatan (Prokes), Jumat pagi (22/10/21) di halaman Madrasah.

Pelaksanaan upacara peringatan Hari Santri Nasional selain diikuti oleh keluarga besar MTsN 5 Batola juga diikuti oleh siswa Madrasah Aliyah (MA) Fathussalam dan siswa MIN 9 Batola di lingkungan Komplek Pendidikan Islam Banyiur

Wakamad kesiswaan MTsN 5 Batola Basiran yang bertindak sebagai pembina upacara diamanatnya mengatakan bahwa peran ulama dan santri Indonesia dalam memperjuangkan dan merebut kemerdekaan sangatlah besar hal ini dapat dilihat dalam peristiwa resolusi jihad yang  dicetuskan syekh KH. Hasyim Asy`ari pendiri Nahdlatul Ulama (NU) bahkan jauh sebelumnya.

“Upacara peringatan Hari Santri Nasional digelar dalam rangka untuk memperkenalkan sekaligus mengingatkan kepada seluruh warga Madrasah bahwa Ulma dan santri Indonesia punya jasa besar terhadap kemerdekaan bangsa dan Negara ini,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya ada tiga spirit yang harus terus dimiliki oleh generasi Islam, khusunya para santri atau pelajar saat ini pertama spirit jihad yaitu bersungguh-sungguh dalam perjuangan membangun dan mengisi kemerdekaan ini tentunya dengan giat dan rajin belajar. Kedua spirit keilhlasan dalam berjuang karena kita yakin bahwa jika meninggal dalam perjuangan ibadah maka matinya dalam keadaan syahid.

Dan yang ketiga spirit menjaga amanah dan menjauhi sifat khianat terhadap bangsa dan agama karena hukuman bagi penghianat bangsa akan meninggal juga namun di negeri akherat akan sengsara.

“Jika dulu spirit jihad melawan penjajah secara fisik adalah perang maka saat ini spirit jihadnya adalah melawan kedodohan dengan giat belajar dan meneliti, melawan kemiskinan dengan membekali diri ketrampilan hidup (life skill) serta kreatif  dan melawan ketertinggalan dengan sikap optimis dan terus berkarya dalam kehidupan,” tegas Basir.

Sementara salah satu peserta upacara peringatan hari santri Nasional M. Rehan yang juga ketua OSIM usai kegiatan mengungkapkan bahwa dengan adanya peringatan ini akan membangkitkan semangat kami generasi muda untuk terus giat belajar agar nantinya dapat ikut berandil dalam megisi kemerdekaan dengan ilmu pengetahuan yg kami miliki. ”Sesuai arahan pembina berilmu adalah kunci kesuksesan didunia dan diakhirat,” ungkapnya.

 

Penulis : Basir
Foto : Razi
Editor / Redaktur : yanti

Berita Populer




Berita Terkait




Telah Dibaca 46 kali,
Bagikan Halaman Ini