kalsel.kemenag.go.id



  LIHAT VERSI CETAK

Diunggah hari Selasa tanggal 27-10-2020 14:50:55 WITA

Ka.Kankemenag Pinta Guru Pahami Jabatan dan Kepangkatanya



Banjarmasin (Kemenag Banjarmasin) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarmasin H.Muhammad Rofi’I,S.Ag.,M.Pd.I, meminta kepada guru-guru madrasah di lingkungan Kemenag kota Banjarmasin untuk lebih memahami jabatan dan kepangkatan guru.

Hal ini mengingat bahwa jabatan guru merupakan jabatan fungsional dengan ruang lingkup yang mendidik mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pendidikan, baik pada tingkat pendidikan usia dini, dasar, dan menengah sesuai dengan peraturan perundangan-undangan,” sampainya saat memberikan pembinaan kepada guru madrasah pada kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan Penetapan Angka Kredit (PAK) Guru PNS di lingkungan Kemenag kota Banjarmasin, Jum’at(23/10/20) di Banjarmasin.

Ka.Kankemenag menambahkan guru adalah pendidik professional dengan tugas utama sesuai dengan jabatan yang diembannya sebagai seorang pendidik.

Karenanya guru berkewajiban untuk melaksanakan pembelajaran secara professional, selalu meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akedemik dan kompetensi secara berkelanjutan,” pintanya.

Ka.Kankemenag mengingatkan, guru untuk tidak lalai dan memperhatikan kenaikan pangkatnya. Karena kenaikan pangkat guru ditentukan capaian terhadap angka kredit yang harus dicapai seorang guru, hal Ini mengacu pada regulasi Permenpan & RB No.16/2009.

“Yang turunannya ada pada Permendikbud No.35 Tahun 2010 dan SK Bersama BKN dengan Kemendikbud,” sampainya.

Sementara Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Banjarmasin Drs.H.Abdurrahman,M.Pd mengatakan, pelaksanaan bimbingan teknis sangat diperlukan mengingat masih banyaknya CPNS / PNS pemula yang belum memahami apa yang harus disiapkan, dikerjakan, dilakukan setelah mendapatkan SK PNS.

“Dan setelah dikeluarkannya sertifikat program induksi guru hendaknya juga harus memahami ketentuan kenaikan pangkat guru, misalnya dokumen apa saja yg harus mereka lengkapi, hal ini agar mereka tidak mengalami kesulitan dalam pengurusan kenaikan pangkat, sehingga bintek sangat diperlukan untuk mengadakan kegiatan bimtek tsb,” harapnya.

Abdurrahman menyampaikan tujuan dilaksanakannya bintek untuk memberikan pemahaman kepada CPNS/ PNS pemula untuk menyusun dokumen persyaratan usul penetapan SK Jafung dan PAK awal bagi CPNS/ PNS Pemula.

“Sehingga mereka juga mampu menyusun dokumen lainnya yang sangat penting, diantaranya adalah Penyusunan PKG, SKP & DUPAK, serta melalui Bimtek juga keuntungannya mereka mendapatkan sertifikat dengan jumlah jam sebanyak 32 JP yang nilai Angka Kreditmya sama dengan 1 (satu) yang merupakan unsur pengembangan diri pada DUPAK,” pungkasnya.

Penulis : Rahmani
Foto : Yasir
Editor / Redaktur : yanti

Berita Populer




Berita Terkait




Telah Dibaca 45 kali,
Bagikan Halaman Ini