kalsel.kemenag.go.id



  LIHAT VERSI CETAK

Diunggah hari Jum`at tanggal 15-11-2019 16:20:09 WITA

Alat Peraga IPS Berbasis Tanah Liat Mudahkan Siswa Belajar



Barabai (MTsN 3 HST) - Siswa kelas VII A Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Tenagah (HST) belajar relief dataran dan lautan dengan mengguna alat peraga berupa relief dataran dan lautan yang dibimbing oleh guru mata pelajaran IPS MTsN 3 HST Mariyana, Jum’at (15/11/19) di ruang kelas VII.A.

Menurut Mariayana, alat peraga dalam proses pembelajaran sangat penting sebagai alat bantu untuk menciptakan proses belajar mengajar yang lebih efektif dan efisien. Alat peraga relief dataran dan lautan merupakan media bantu dalam kegiatan pembelajaran untuk memudahkan komunikasi guru kepada siswa dalam menyampaikan informasi atau materi.

“Penggunaan alat peraga yang tepat dan efektif akan menjadikan suasana belajar menjadi lebih hidup, siswa lebih semangat dan antusias dalam mempelajari dan menguasai materi,” tutur Mariyana.

Mariyana menambahkan siswa terlebih dahulu diberikan penjelasan cara menggunakan benda nyata yang dibawa siswa, secara klasikal, kemudian siswa dibagi dalam beberapa kelompok untuk dapat bekerja sama menjawab dengan menggunakan benda nyata yang yang terdapat pada alat peraga.

“Dengan menggunakan alat peraga maka pencapaian tujuan pembelajaran akan mudah tercapai serta guru akan mudah menyampaikan materi yang bersifat abstrak,” tambah Mariyana.

Kepala MTsN 3 HST Anwar Rahzaidi, dikesempatan lain menggungkapkan, perlunya membuat pelajaran menyenangkan di dalam kelas sehingga memudahkan siswa dalam memahami pelajaran dengan menggunakan benda konkrit.

“Seorang pendidik harus benar-benar profesional, dengan menyampaikan materi yang berkreatif dan inovatif sehingga siswa dapat dengan mudah menangkap apa yang kita sampaikan,” ungkap Anwar.

Salah seorang siswa Muhammad Noval, merasa senang belajar relief dataran dan laut menggunakan alat peraga yang konkrit dengan menggunakan alat peraga lebih paham, lebih kenal, dan lebih detail tentang materi tersebut.

“Dengan alat peraga dari tanah liat ini sangat menarik perhatian kami serta dapat alat peraa dapat merangsang daya fikir dan minat belajar kami dan juga menghindari verbalisme belajar,” ungkap Noval. 

Penulis : Sufi
Foto : Nur
Editor / Redaktur : badariah

Berita Populer




Berita Terkait




Telah Dibaca 78 kali,
Bagikan Halaman Ini