kalsel.kemenag.go.id



  LIHAT VERSI CETAK

Diunggah hari Selasa tanggal 06-03-2018 11:23:24 WITA

Kasi PHU: CJH Wajib Perbaiki Data Sebelum Masuk Keimigrasian



Banjarbaru (Kemenag Kalsel) - "Calon jamaah Haji wajib perbaiki dara pribadi sebelum masuk keimigrasian," ungkap Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah pada Kantor Kementerian Agama Kota Banjabaru H. Aride BR terkait persiapan pemberkasan paspor para CJH kota Banjarbaru yang sudah dalam proses pengajuan pada kantor imigrasi.

Aride dalam arahannya saat menjadi Pembina apel Senin (05/03/18) mengatakan proses untuk pengajuan paspor CJH sudah berjalan, namun yang menjadi cacatan terpenting yakni pengecekan data pribadi para CJH harus benar benar sesuai dan valid.

“Jika data pribadi di temukan kesalahan maka, kemungkinan besar pihak imigrasi akan mengembalikan kepada yang bersangkutan untuk melakukan perbaikan, salah satu prosedurnya yakni harus mendatangi cacatan sipil bila ada kesalahan yang berkaitan dengan identitas diri,” terang Aride.

Ditambahkannya, masalah yang kerap kali muncul bagi masyarakat yang melakukan pengurusan paspor yakni dokumen tidak lengkap, ada KTP dan KK, tapi akte kelahiran sudah hilang. Atau tidak ada KK, cuma ada KTP dan akte kelahiran, perbedaan nama pada dokumen. “Misalnya di KTP, ijazah, dan KK,” terangnya.

Jika terjadi kendala tersebut, menurut Aride maka akte kelahiran bisa diganti dengan ijazah terakhir. Tetapi jika tidak ada KTP dan KK, maka sebaiknya mengurusnya terlebih dahulu agar dokumen lengkap.

“Tidak hanya itu jika masih di temui masalah maka ada berkas tambahan SKL (Surat Keterangan Lurah) dari kelurahan untuk klarifikasi kesalahan atau perbedaan,” pungkas Aride.

Menaggapi hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru H. Zainal Ilmi berharap prosesi pembuatan paspor harus benar-benar dilakukan secara jeli bagi siapapun yang sedang melakukan pemberkasan.

“Peran keluarga yang mengerti prosedural dalam pemberkasan paspor sangat penting bagi para jamaah yang notabene mereka sudah tua, sehingga nantinya akan mempercepat proses penyelesaian parpor di kantor Imigrasi,” imbuh Ilmi.

Proses penerbitan paspor untuk Calon Jemaah Haji dilaksanakan melalui Sistem Penerbitan Paspor Terpadu/SPPT yaitu pemohon (Calon Jemaah Haji) datang ke Kantor Imigrasi dengan membawa kelengkapan persyaratan dan pada hari yang sama dilakukan pengambilan data biometrik foto dan wawancara.

Di Kasi PHU Kemenag Banjarbaru saat ini mencatat sedikitnya ada 100 CJH yang sedang dalam proses pemberkasan paspor, namun jumlah itu di perkirakan akan bertambah mengingat ada beberapa nama CJH yang juga dalam proses pembuatan paspor susulan. (Rep/Ft: Humas)

 

 

 



Penulis :
Foto :
Editor / Redaktur : yanti

Berita Populer




Berita Terkait




Telah Dibaca 472 kali,
Bagikan Halaman Ini