kalsel.kemenag.go.id





Diunggah hari Jum`at tanggal 11-08-2017 17:58:26 WITA

Dua Kloter JCH Embarkasi Banjarmasin Sudah Memasuki Kota Mekkah



Banjarmasin - Inmas. Setelah kurang lebih 9 hari berada di Kota Madinah untuk menyelesaikan ritual ibadah arbain, 325 Jamaah Calon Haji (JCH) Kelompok Terbang (Kloter)  BDJ 01 asal Kota Banjarmasin dan 324 JCH BDJ 02 asal Kabupaten Banjar dikabarkan sudah berada di Kota Mekkah untuk melaksanakan umrah wajib.
Kloter perdana seribu sungai sempat diisukan terlantar saat menjelang keberangkatan menuju Mekkah dikarenakan adanya informasi yang tidak menyambung antara Sektor Madinah dengan Majmu’ah sebagai badan/asosiasi yang bertugas menyiapkan sarana akomodasi pemondokan jamaah haji selama di Madinah.
 "Bukan terlantar tetapi hanya kesalahan jadual keberangkatan saja. Posisi jamaah masih berada dipemondokan pada saat itu." ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan H. Noor Fahmi, Kamis (10/08/17).
Isu terlantar dirasa Fahmi sangat berlebihan dan dapat meresahkan keluarga jamaah di tanah air. "Penggunaan istilah itu saya kira kurang tepat dan JCH malah diuntungkan dengan penambahan hari tersebut. Mereka malah diuntungkan bisa shalat berjamaah kembali di Masjid Nabawi dan waktu istirahat semakin panjang menjelang pelaksanaan umrah wajib," tegasnya.
Senada dengan itu, Ketua kloter Bdj 01 Najwan menginfokan, dengan ketertundaan berangkat ke Kota Mekkah JCH yang didampinginya dapat menyelesaikan shalat berjamaah sebanyak 45 waktu dan mendapat kesempatan istirahat lebih panjang.
"Rata-rata biasa jch dapat menyelesaikan 40 waktu shalat jamaah di Masjid Nabawi sebagai rangkaian arbain, namun khusus bdj 01 Alhamdulillah lebih dari yang direncanakan," katanya.
Najwan menambahkan, setibanya di Mekkah semua JCH melaksanakan umrah wajib dan semua jamaah dikabarkan dalam kondisi baik. "Alhamdulillah jamaah kloter  bdj 1 telah selesai melaksanakan umrahnya td malam jam 01.00 WAS (red 11/08). Tiba di hotel mekkah jam 16.00 WAS sore kemaren (red 10/08)," kabarnya melalui media sosial whatsaap.
Mengenai kondisi hotel yang ditempati bdj 01, salah seorang JCH yang juga mantan Kepala Bidang Haji dan Umrah (Kabid PHU) H. Syukeriansyah mengatakan mereka menempati hotel  Jarwal Taisyir hotel nomer  905. "Suasana hotel tempat pemondokan kami di Mekkah nyaman dan rapi. Jarak hotel sekitar 1 Km dan 15 menit jalan kaki sudah sampai di Masjidil Haram ," infonya.
lebih jauh Syukeri menyampaikan cuaca di Mekkah sangat mendukung dan tidak sepanas sewaktu di Madinah. "Pelaksanaan umrah wajib dilaksanakan sejak pukul 19.00 WAS dan cuaca berkisar pada malam hari 32-34 derajat , sehingga kami cukup menikmati dalam menyelesaikan proses umrah," tambahnya.
Pasca pelaksanaan umrah, dokter kloter bdj 01 Tutik Damayanti mengatakan sebagian besar JCH hanya mengalami kelelahan dan secara umum sehat. "JCH tidak terbiasa jalan kaki dan hanya mengalami kelelahan saja," nilainya.
Damayanti bersama tim TKHI serta petugas kloter mengaku tidak lelah selalu mengingatkan jamaah untuk tidak memaksakan diri untuk melaksanakan hal-hal sunnah menjelang hari puncak haji. "Menjaga kesehatan menjelang puncak haji itu selalu kami sampaikan ke JCH," terangnya.
Mengikuti kloter pendahulunya, bdj 02 asal Kabupaten Banjar juga telah berada di Tanah Suci Mekkah dan telah menempati pemondokan nomor 908 di Maktab 54 di wilayah Jarwal dengan jarak 2 km ke Majid Al Haram. (Rep/ Ft: Inmas17)



Berita Populer




Berita Terkait




Telah Dibaca 75 kali,
Bagikan Halaman Ini