kalsel.kemenag.go.id



  LIHAT VERSI CETAK

Diunggah hari Jum`at tanggal 10-03-2017 03:31:33 WITA

Ka.KanKemenag : Operator EMIS Penentu Nasib Siswa Madrasah



 

Banjarbaru - Humas. ''Operator Education Management Information System (EMIS) penentu nasib siswa Madrasah,'' ujar Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.KanKemenag) Kota Banjarbaru H. Zainal Ilmi, S.Ag,.M.Pd.I saat memberikan materi pada kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Data dan Informasi pada Raudhatul Athfal (RA) dan Madrasah se-Kota Banjarbaru Tahun 2017.

Menurut Zainal, EMIS merupakan sentral data madrasah yang akan menjadi pijakan dalam perencanaan, karena operator harus menginput data yang valid dan akurat. ''Makanya menjadi seorang operator EMIS merupakan tugas yang mulia,'' katanya di Aula Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru, Kamis (09/03/17).

Zainal berharap kepada Kepala Madrasah (Kamad) agar mengayomi dan memberikan reward/penghargaan kepada operator EMIS. ''Operator EMIS memiliki tugas yang mulia, tidak ada salahnya kita memberikan sedikit penghargaan untuk menambah semangat mereka,'' harapnya.

Terkait sosialisasi Zainal mengatakan kegiatan tersebut memiliki peran penting untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) terutama untuk operator EMIS RA/Madrasah. ''Peningkatan SDM Operator EMIS merupakan salah satu syarat utama agar kita dapat memproleh data yang valid dan bisa dipertanggung jawabkan,'' pungkas Zainal.

Di akhir materinya Zainal berpesan kepada seluruh operator EMIS agar selalu meningkatkan pengetahuan baik agama maupun lainnya. ''Tanamkanlah 5 Nilai Budaya Kerja Kemenag dalam bekerja, jadilah Operator yang profesional demi kemajuan Madrasah,'' pesan Zainal yang sekaligus menutup kegiatan sosialisasi tersebut.

Sebelumya Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penmad) H. Zamroni A. SH, MM dalam sambutannya meminta operator agar lebih tertib mengelola data dan Informasi EMIS. ''Sajikan data-data yang tepat sasaran,'' ucap Zamroni.

Kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Data dan Informasi pada Raudhatul Athfal (RA) dan Madrasah se-Kota Banjarbaru Tahun 2017 diikuti 50 orang peserta operator EMIS/RA se-Kota Banjarbaru. (Rep/Ft:Alfin)

 

 

 



Berita Populer




Berita Terkait




Telah Dibaca 512 kali,
Bagikan Halaman Ini