Rabu, 17 Juli 2013 –
FKUB kabupaten Banjar Adakan Rakor

Banjar, Humas – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banjar mengadakan rapat koordinasi di Ruang Wakil Bupati Banjar, Selasa (16/07). Pertemuan tersebut dihadiri oleh Dewan Penasehat dan Pengurus FKUB Kabupaten Banjar yang diantaranya Kasubag TU Kemenag Banjar Drs. H. Ahmad Syarwani.

Dalam sambutan oleh Wakil Bupati Banjar DR. H. Ahmad Fauzan Saleh, M.Ag yang selaku Dewan Penasehat FKUB Kabupaten Banjar, menyampaikan “Tujuan pertemuan ini agar mempererat silahturahmi dengan para pengurus FKUB Kabupaten Banjar selain itu juga kita berkoordinasi untuk kemajuan FKUB Kabupaten Banjar” Ucap Beliau.

Dari hasil rapat koordinasi tersebut telah didapat suatu kesimpulan Forum diharapkan dapat menjadi jembatan penghubung di Internal umat masing-masing. Artinya, masing-masing agama secara vertikal memiliki keyakinan, cara, etika, susila yang dimiliki dan bersifat hakiki. Hal ini merupakan pembeda antara agama yang satu dengan yang lainnya yang harus dihormati. Oleh karena itu FKUB melalui perwakilan di masing-masing agama harus dapat menularkan kerukunan di internal umat, dan menjaga aspek sakralisasi pelaksanaan tradisi keberagamaan masing-masing dengan tetap berpegang pada kaidah agama.

Selanjutnya Secara horizontal, disamping diintern, maka dalam perspektif sosiologi agama, hubungan yang bersifat sosial dengan umat beragama lainnya perlu dijaga dan dikembangkan. Dalam konteks inilah FKUB dapat menjalankan peran dan fungsinya sebagai wahana komunikasi, interaksi antara satu dengan yang lainnya dalam memberikan informasi terhadap tafsir agama masing-masing, sehingga tercipta suasana saling memahami dan saling menghormati, sebagai wahana memediasi setiap persoalan yang mengarah pada terjadinya konflik baik yang bersifat laten maupun manifest, sebagai media harmonisasi hubungan satu dengan yang lain dalam mengkomunikasikan pelaksanaan kegiatan-kegiatan keagamaan, melakukan sosialisasi kepada masing-masing umat beragama agar dalam kehidupan sosial tidak bersifat eksklusif sehingga dapat terbangun kohesi sosial dikalangan umat beragama, membantu pemerintah daerah dalam menyukseskan program-program pembangunan, bersama-sama pemerintah dan aparat kemanan ikut menjaga iklim sosial dan politik yang kondusif, dan tentunya banyak hal lagi yang dapat dikerjakan dengan selalu bersinergi dengan kekuatan-kekuatan sosial yang ada di daerah. (Humas Kemenag Banjar)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.027071 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 1036734
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.